Dunia pendidikan di Indonesia semakin maju dan berkembang, perkembangan dunia pendidikan ini dapat dilihat dari banyaknya sekolah maupun universitas yang tersebar di seluruh wilayah mulai dari kota sampai daerah pesisir. Perkembangan pendidikan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas ternyata tidak sebanding dengan lapangan kerja yang tersedia. Banyak lulusan perguruan tinggi yang menganggur setelah lulus. mereka dikenal dengan sebutan pengangguran terdidik.
Pengangguran ini menjadi masalah besar, pengangguran yang terjadi sekarang mutlak bukan kesalahan pelajar atau mahasiswa tetapi terdapat kesalahan sistem di dalamnya. Oleh karena itu mindset pola berpikir mahasiswa/pelajar sejak dini harus berubah. Jiwa yang semula tertanam kuat tentang harus dapat mencari kerja setelah lulus dirubah harus dapat menciptakan pekerjaan yang berasal dari ide dan kreativitas meraka sendiri.
Pengasahan jiwa kreatif dan pembacaan peluang ini dapat dikenalkan dan diajar sejak dini serta dimasukan dalam kurikulum pendidikan pada semua tingkatan. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa/pelajar tidak lagi tergantung pada pekerjaan tetapi dapat membuka lapangan kerja sendiri dan berbuat lebih untuk orang lain serta dapat mengangkat martabat bangsa di mata dunia sebagai bangsa dengan masyarakat yang mandiri dan menjadi “majikan di negaranya sendiri”
Fakta dan wacana di atas melatarbelakangi keinginan pembentukan dan pendirian Laboratorium Kewirausahaan Stikes Widayagama Husada Malang, sebagai salah satu wujud nyata menciptakan mahasiswa didiknya hidup mandiri dengan kemampuan akademisi dan bakat yang dimilikinya. Laboratorium ini akan menfasilitasi segala sesuatu berkaiatan dengan kemandirian mahasiswa.
VISI
Sebagai wadah yang professional, inovatif dalam menumbuhkan dan mengembangkan kewirausahaan di bidang kesehatan.
MISI
- Mempersiapkan generasi mandiri.
- Menembuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
- Mengembangkan kreatifitas terutama di bidang kesehatan.
- Mampu membaca dan mengembangkan peluang serta potensi.
TUJUAN:
- Membantu STIKES Widyagama Husada Malang dalam memperluas jaringan bisnis dan menjalin kerja sama dengan pihak eksternal.
- Memberi informasi tentang pekerjaan dan peluang penciptaan pekerjaan.
- Menanamkan jiwa kewirausahaan civitas akademika.
- Mengasah dan membentuk jiwa kewirausahaan dibidang kesehatan pada generasi mendatang.
Distribusi pekerjaan (job discription) berdasarkan masing-masing biro:
1. Biro Kreatif
- mengali ide kreatif baik dibidang kesehatan maupun bidang lain di seluruh civitas akademika
- melakukan koordinasi ke biro produksi dan biro penjualan
2. Biro Penjualan
- menjual hasil produksi yang dihasilkan dari kreativitas civitas akademika
- menghasilkan ide marketing yang berbeda terutama di bidang kesehatan
- mengajari civitas akademika bagaimana cara menjual produk
3. Biro Produksi
- memfasilitasi mahasiswa untuk memproduksi ide kreatifnya
- memproduksi barang dari hasil ide kreatif civitas akademika sesuai dengan kebutuhan pasar
4. Biro MASK
- mengefektifkan kinerja civitas akademika dengan adanya pelatihan-pelatihan terutama dibidang kesehatan
- memudahkan kerjasama dengan pihak eksternal
- sebagai pengerak mental civita akademika untuk menjadi wira usaha mandiri
KURIKULUM
1. Creativity Lab: Dimana siswa belajar tentang
- Ketrampilan berpikir kreatif di bidang kesehatan
- Aplikasinya dalam menciptakan ide business.
- Kegiatan luar lab: adalah dengan survey produk-produk kreatif terutama di bidang kesehatan
- Kegiatan dalam lab: menciptakan produk-produk sesuai proyeksi selera pasar.
2. Opportunity Identification:
- Menemukan Potensi Pasar,
- Menemukan Potensi Pesaing,
- Menemukan Potensi Cooporate (tidak bertentangan dengan kebijakan pasar)
3. Entrepreneurial Marketing terutama di bidang kesehatan:
- Mendesain Survey Pasar sederhana tentang dibidang kesehatan
- Menentukan Harga Pasar
- Menentukan Strategi Menembus Pasar
- Menjalankan Program Promosi Produk
- Evaluasi strategi dan hasil promosi
4. Mekanisme organisasi kewirausahaan
5. Menjalankan”Student Company”
————————-
Fasilitas Lainnya

