Pembukaan Poliklinik Plus Widya Husada & Khitanan Massal

Dalam rangkan pembukaan Poliklinik Plus Widya Husada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widyagama Husada pada hari Jum’at 11 Maret 2011 menyelenggarakan Khitanan Massal.

Turut hadir pada acara Khitanan Massal dan Pembukaan Poliklinik Plus Widya Husada diantaranya Ketua YPPI Widyagama Malang Bapak Prof. H. Abdul Mukthie Fadjar, SH, MS., Direktur Stikes Widyagama Husada Ibu. DRA. Laily Amie, MMRS., Rektor Univ. Widyagama Ibu Prof. DR. Hj. Muryati, SE, MM.,  pengurus YPPIWM, Dosen dan Karyawan Stikes Widyagama Husada, Tokoh Masyarakat, Pengurus PA. Nurul Hadi dan peserta Khitanan Massal serta orang tuanya.

Khitanan Massal yang merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan acara Khitanan Massal  pertama yang diadakan oleh STIKES Widyagama Husada, pengabdian masyarakat yang sering diadakan oleh STIKES Widyagama Husada adalah pengobatan gratis. Pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh STIKES Widyagama Husada telah mencakup sebagian besar kabupaten di Jawa Timur.

Peserta Khitanan Massal yang berjumlah 33 anak diantaranya berasal dari Panti Asuhan Nurul Hadi Pakis berjumlah 16 anak, sedangkan peserta lain berasal  dari SDN Mojolangu 4, SDN Blimbing V, MI Al-Fatah, SDN Tunggulwulung I, SDN Mojolangu IV dan warga sekitar Kampus Stikes Widyagama Husada.

Acara Khitanan Massal dimulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 10.30 WIB di buka oleh Ketua YPPIWM Bapak Prof. H. Abdul Mukthie Fadjar, SH, MS ditandai dengan pembukaan tirai papan nama Poliklinik Plus Widya Husada, panitia dalam khitanan massal tersebut menyediakan 3 Dokter dan Perawat untuk mengkhitan para peserta khitanan massal.(rahok)

MISI Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Widyagama Husada Malang:
Sebagai institusi yang professional, inovatif dan terdepan dalam bidang pendidikan kesehatan, menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, menjunnjung tinggi dan melaksanakan ajaran agama dan sebagai lembaga yang mampu menjadi rujukan masyarakat di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Leave a Reply